POLRES KUNINGAN AKAN TINGKATKAN PENGAMANAN JELANG PILKADES

Kapolres Kuningan AKBP Iman Setiawan


Seputarkuningan.comPada pelaksaan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan November 2019 mendatang di Kabupaten Kuningan. Kepolisian Resor (Polres) Kuningan bersama Pemerintah Daerah (Pemda) serta aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan meningkatkan pengamanan.

Hal itu diungkapkan langsung Kepala Kepolisian Resor Kuningan AKBP Iman Setiawan usai melepas belasan Purnawirawan Polres Kuningan, Rabu (10/7/2019), pihaknya berharap masyarakat tetap komitmen menjaga kondusifitas sehingga penyelenggaraan Pilkades pun berjalan lancar.

“Penyelenggaraan Pilkades serentak dijadwalkan November mendatang, tentu kami bersama Pemda serta TNI akan meningkatkan pengamanan. Kami akan maksimalkan pengamanan sehingga proses Pilkades bisa berjalan lancar sehingga tidak ada dinamika polemik baru yang mengganggu kenyamanan masyarakat,” ujar AKBP Iman Setiawan.

Saat ini, kata dia, kerawanan selama proses Pilkades belum bisa dipetakan karena belum ada ketetapan dari Pemda berapa jumlah dan desa mana saja yang ikut menjadi peserta Pilkades serentak.

“Jika Pemda sudah menetapkan desa mana saja dan jumlahnya, baru kami bisa memetakan peta desa mana saja yang rawan selama proses Pilkades serentak berlangsung. Insya Allah jika melihat momen sebelumnya pada Pilkada dan Pilpres, masyarakat Kuningan bisa menjaga kondusifitas dengan baik,” kata Iman.

Iman meyakini, masyarakat Kuningan pun tetap komitmen dalam menjaga kondusifitas sehingga pelaksanaan Pilkades serentak November mendatang bisa berjalan dengan lancar. Saat ini yang paling rawan itu informasi hoax.

“Oleh karena itu saya berterima kasih kepada insan pers yang sudah bekerjasama dengan baik serta berperan aktif memberikan informasi yang positif sehingga masyarakat mampu melawan hoax, hoax bisa kita lawan dengan sajian informasi positif,” ujarnya.

Iman menegaskan, masyarakat juga harus berpatokan pada sajian informasi positif dari media – media yang ada di Kuningan dan disajikan oleh insan pers. Jika itu betul – betul diterapkan, maka masyarakat Kuningan anti hoax sehingga dapat mewujudkan Kabupaten Kuningan yang pinunjul. (Agus Maulani)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.