KETAHUAN HENDAK MENCURI, CELANA KOLOR PELAKU TERTINGGAL

Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Syahroni

Seputarkuningan.comSeorang anak muda FP (20) warga Dusun Pahing Rt 01 Rw 003 Desa Purwasari Kecamatan Garawangi digelandang ke Mapolres Kuningan. Pasalnya, anak muda tersebut ketahuan hendak mencuri perhiasan kalung milik Hj Engki (79) warga Dusun Manis Rt 001 Rw 001 Desa Mancagar Kecamatan Garawangi Kabupaten Kuningan pada Kamis (4/7/2019) lalu.
Menurut keterangan Kapolres Kuningan AKBP Iman Setiawan melalui Kasat Reskrim AKP Syahroni mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 Wib dini hari pelaku mendatangi rumah korban kemudian pelaku masuk ke rumah korban dengan merusak  ventilasi jendela rumah  korban.

" Pada saat kejadian, korban sedang dalam keadaan tidur kemudian pelaku mendekati korban untuk mengambil kalung yang dipakai oleh korban. Nah, pada saat itu pelaku tidak sengaja menyenggol kaki korban sehingga korban terbangun dan terkejut," kata Syahroni kepada Seputarkuningan.com saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (16/7/2019).
Melihat korban terbangun, lanjut Syahroni, pelaku membekap mulut korban dengan tangan kanannya dan tangan kiri korban memegang kedua tangan korban. Pelaku meraba leher korban untuk mengambil kalung, akan tetapi korban kemudian berteriak minta tolong dengan kedua kaki korban mengenai celana kolor pelaku hingga celana kolor pelaku tersebut terlepas.
" Pelaku akhirnya melarikan diri tanpa menggunakan celananya melalui pintu depan. Akan tetapi pada saat pelaku keluar sudah banyak warga di luar hingga pelaku langsung diamankan," ujar Syahroni.
Pada awalnya, warga mencurigai pelaku melakukan tindakan tidak senonoh kepada korban hingga warga langsung mengamankan pelaku. Setelah dimintai keterangan, pelaku ternyata akan mengambil kalung milik korban. Celana kolor dan 1 unit sepeda motor jenis matic berikut kuncinya diamankan kepolisian.
" Pelaku telah melanggar pasal 53 KUHPidana Jo pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara atau denda paling banyak enam puluh juta rupiah," pungkas Syahroni. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.