RANGSANG UMKM, SIWINDU BAWA OK OCE KE KUNINGAN



Seputarkuningan.com -  Organisasi Siwindu Maju Kabeh yang beranggotakan perantau Kuningan yang berada di Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya, menghelat acara workshop enterpreneurship di Gedung KNPI Kuningan, pada Sabtu (23/3/2019). Sedikitnya ada 260 pelaku usaha dan mahasiswa yang hadir pada acara tersebut.
Disampaikan oleh sekum Siwindu, Rio Kencono, kegiatan yang menghadirkan 3 pemateri utama Prof Indra Uno-Kakak Kandung Cawapres 02, Sandiaga Uno-sebagai CO-Founder OK OCE Indonesia, Iim Rusyamsi-Ketua Umum OK OCE Indonesia dan Dr Tohana MM- Ketua Umum Siwindu Maju Kabeh, memberikan nilai jual tersendiri himgga dihadiri banyak UMKM.

“Meski yang hadir adalah Co Founder dan Ketum Ok Oce, tapi tidak akan ada kampanye politiknya. Karena kegiatan ini, khusus untuk merangsang UMKM yang ada di Kuningan untuk lebih maju.serta memberi jawaban tentang keberhasilan Ok Oce,. Insha Allah kedepan akan ada Ok Oce Kuningan,” ujar Rio.

Sebagai pemateri pertama yang dipandu oleh Apip Firmansyah sebagai moderator, Ketum Siwindu, Dr Tohana, menjelaskan tentang konsep koperasi yang hari ini mulai ditinggalkan namun diikuti oleh orang luar neger. Pria yang kerap menjadi salah satu tamu undangan di International Labour Organization (ILO) mewakili ISMAA (Indonesiaship manning agents association) itu menjelaskan, bahwa semangat koperasi harus mulai tumbuh di Indonesia khususnya di Kuningan.



“Saya sudah melakukannya dengan warga Desa Langseb, dimulai dengan menabung tiap bulan 200 ribu hari ini sudah terkumpul 180 juta. Setelah modal terkumpul nanti bisa digunakan untuk mendirikan usaha kreatif yang produktif di wilayahnya. Kalau ini sudah dilakukan, akan meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat kita,” kata pria yang berprofeai sebagai dosen ekonomi juga.

Sementara itu, im Nursyamsi, sebagai Ketua Ok Oce Indonesia, menerangkan terkait 7 Langkah pasti Sukses yang menjadi andalan para wirausahawan. Metode 7 PAS (7 Langkah Pasti Sukses) yang dilalui melalui beberapa tahap, antara lain, P1 (Pendaftaran), P2 (Pelatihan), P3 (Pendampingan), P4 (Perizinan), P5 (Pemasaran), P6 (Pelaporan Keuangan), dan P7 (Permodalan).

Sebagai penutup dalam uraiannya, Indra Uno,  memaparkan bahwa OK OCE Hadir sebagai solusi untuk menciptakan lapangan kerja di Indonesia dalam rangka mengurangi angka pengangguran. 

" Indonesia termasuk negara dengan angka pengangguran tertinggi di Asia Tenggara, di bawah Vietnam dan Filipina. Bahkan sebagai negara dengan angka pengangguran bertitel sarjana tertinggi di dunia, " ungkapnya.

Angka pengangguran tertinggi menurut data BPS yang disampaikannya adalah ada di tingkat usia milenial atau kaum muda. Kaitan dengan lulusan pendidikan, pengangguran didominasi oleh mereka yang lulus SMK, disusul SMA dan sarjana.Untuk itu, imbuhnya, OK OCE hadir menularkan virus entrepreneur kepada masyarakat sebagai solusi menanggulangi tingginya angka pengangguran.

" Di OK OCE ada program pendampingan kepada para pelaku usaha hingga mereka benar-benar mandiri dan tidak ada batas waktu. Dengan ini akan tercipta banyak lapangan pekerjaan di masyarakat, " tuturnya.

Untuk masyarakat Kuningan sendiri, OK OCE telah bermitra dengan berbagai komunitas wirausaha seperti Siwindu Maju Kabeh dan lainnya. Ada juga, Rumah Kreatif KHAS Kuningan, yang menurutnya memiliki satu visi dan tujuan dengan OK OCE yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan di Kuningan. Pihaknya mengklaim hingga akhir 2018, telah ada sebanyak 65 ribu usaha yang bergabung dengan OK OCE. Ke depan, OK OCE Indonesia akan terus digaungkan di seluruh wilayah Indonesia agar masalah ekonomi masyarakat bisa teratasi dengan penciptaan lapangan pekerjaan melalui wirausaha.

Selain menghadiri acara worskshop enterpreneur, Indra Uno dan Ok Oce Indonesia juga melakukan kunjungan kepada beberapa pegiat UMKM seperti petani marqisa di Cigugur, Jenisa di ciawigebang, Kaos Kuningan (Kaskun) di Cilimus, petani Sapi di Cigandamekar dan mengisi motivasi untuk siswa di ponpes Al mutazam.
Nampak hadir juga dalam workshop, Pembina Rukun Wargi Kuningan, H Atang Sugiyono, Ketua Umum RWK, H Sanis Ghazali, dan Mantan Ketua Siwindu Maju Kabeh, H Tatang Haidar dan H Mamat Robby Suganda. (Elly Said)



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.