KOK BISA ? ANAK KELAS 5 SD MASUK DPT PEMILU 2019

Komisioner Bawaslu Kuningan Abdul Jalil Hermawan

Seputarkuningan.com - Sebanyak 17 anak di bawah umur terdata dalam Daftar Pemilihan Tetap (DPT) Pemilu Tahun 2019 di Kabupaten Kuningan. Komisioner Bawaslu Kabupaten Kuningan Abdul Jalil Hermawan mengatakan, temuan tersebut terdapat di sejumlah wilayah seperti Kecamatan Ciwaru, Cibingbin, Lebakwangi, Kuningan, Ciawigebang, Jalaksana, Kalimanggis dan Maleber.

" Adanya temuan tersebut, maka kami melakukan verifikasi fakta ke lapangan dengan mendatangi nama-nama yang tercantum di DPT tersebut. Lebih lucu lagi, kami menemukan anak kelas lima SD terdaftar di DPT. Kami pikir ini ada kesalahan data, ternyata saat di verfak di lapangan datanya juga dicek dari kartu keluarga ternyata benar," kata Jalil kepada Seputarkuningan.com saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (19/3/2019).

Dari ke-17 nama tersebut, dua diantaranya usia 16 tahun tapi sudah menikah maka dianggap tidak ada masalah. Ada dua nama lainnya yang ditemukan atas nama Sindy Aulia yang ternyata setelah di kroscek masih berusia 11 tahun dan masih sekolah kelas 5 SD yang beralamat di Desa Manggari Kecamatan lebakwangi. Lalu ada Agus Hamzah dengan tahun kelahiran 2003 bulan Oktober yang beralamat di Desa Partawangunan Kecamatan Kalimanggis yang artinya, kata Jalil, pada saat Pemilu nanti masih berusia 16 tahun.

" Dua nama tersebut tentu saja harus dihapus dari DPT. Kami akan meminta pihak KPU untuk melakukannya," ujar Jalil.

Temuan yang lainnya, ternyata masih ada ribuan  ditemukannya pemilih dengan usia di atas 90 tahun. Dari jumlah tersebut, lanjut Jalil, diambil sample sebanyak 10 orang. Dari sample tersebut ternyata ditemukan 2 orang warga Lebakwangi dan Mandirancan yang telah meninggal dunia tapi masih tercatat dalam DPT.

" Nah, temuan-temuan tersebut tentu saja harus ditindaklanjuti. Dalam pleno nanti bersama KPU kami akan membahas hal tersebut," pungkas Jalil. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.