IRFAN, RAUP UNTUNG DARI USAHA KERIPIK PISANG


Seputarkuningan.com - Memulai berusaha sejak dini dengan modal minim sungguh tak mudah. Apalagi beberapa kali gagal. Namun berkat kemauan keras, termasuk meniru mereka yang sukses, membuat Muhammad Irfan Rifa'i (25), warga Desa Sukadana Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan kini dapat memiliki usaha rumahan yang mampu meraup keuntungan jutaan rupiah. Usahanya adalah membuat kripik pisang yang dikemas dan bermerk "PANDASA".  

" Ini usaha yang kesekian kali setelah kegagalan demi kegagalan saya dapat. Memang tidak mudah membuat usaha sendiri dan bisa bertahan. Tapi dengan keyakinan dan kesabaran Alhamdulillah semua bisa dilalui," kata Irfan kepada Seputarkuningan.com saat ditemui di kediamannya, Sabtu (23/2/2019).

Irfan mengakui, inspirasi keripik pisang didapat setelah melihat banyak usaha itu sukses, dan bahan bakunya mudah didapat, apalagi di desanya banyak juga pohon pisang. Tidak hanya keripik pisang yang dibuat oleh Irfan, dirinya pun membuat variasi lainnya seperti keripik pisang asin dan manis,  bolu kering, jinten ubi, stik ubi, stik original dan pandit. 



" Untuk pemasarannya Alhamdulillah sudah bisa sampai Jakarta, Tangerang, Bogor, Indramayu, Cirebon dan tentu saja di Kuningan juga," ujar Irfan.

Harga jualnya pun bervariasi seperti keripik pisang manis di jual dengan harga 30 ribu per kilogramnya, keripik asin dijual dengan harga 28 ribu/kg, jinten ubi 18 ribu/kg, stik ubi 18 ribu/kg, pandit 18 ribu/kg, dan bolu kering dijual dengan harga 35 ribu/kg.

" Itu harga untuk yang beli eceran, sedangkan untuk harga grosir beda lagi karena mereka kan buat jual lagi," imbuh Irfan.


Irfan berharap usahanya ini dapat terus berkembang dan dapat merambah wilayah lainnya. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.