BERPACU DENGAN WAKTU, PETANI MANFAATKAN LAHAN TIMBUL DI AREA WADUK DARMA


Seputarkuningan.com - Para petani penggarap tanah timbul di area genangan Waduk Darma, tiga bulan terakhir ini tengah berlomba mengolah dan menanami lahan garapanya masing-masing agar tanamannya bisa dipanen sebelum musim kemarau berakhir. Aktivitas petani tersebut, setiap harinya terus berkembang luas mengikuti penyurutan area genangan.
Lahan area genangan yang telah surut di Waduk Darma  tersebut, sebagian besar kini sudah berubah menjadi hamparan sawah berisi tanaman padi, kebun jagung, sayuran, serta tanaman palawija lainnya. Di sisi lain, lahan-lahan arena genangan yang baru muncul banyak juga yang baru dipola dan dicangkul untuk segera ditanami.
Seiring dengan surutnya debit air di Waduk Darma tersebut,  para petani penggarap lahan  di seputar area genangan itu pun, segera memanfaatkan lahan garapannya masing-masing. Lahan-lahan area genangan surut yang biasa dimanfaatkan petani di seputar waduk.
Menurut salah satu petani Somad (50) mengatakan, pemanfaatan lahan genangan surut  tersebut, dilakukan warga secara turun temurun. Pembagian petak lahan para petani penggarap di setiap desa itu pun, sudah diatur mengikuti peta lahan bekas garapan orangtua, dan kakek, buyutnya masing-masing.
" Kebiasaan ini sudah turun temurun, lahan garapannya juga sudah dibagi jadi tidak ada yang rebutan," kata Somad kepada Seputarkuningan.com saat ditemui di sawahnya, Kamis (30/8/2018). 
Pemanfaatan lahan area genangan itu, kata Ahmad,  bersifat spekulasi. Kalau kemaraunya panjang, para petani yang memanfaatkan lahan surut di area genangan waduk itu bisa mencapai dua kali tanam dan panen, bervariasi antara padi dan palawija.
Sebaliknya jika terlambat menanam dan musim kemarau disertai penggelontoran waduk itu hanya berlangsung satu sampai dua bulan, tanaman mereka sering juga lenyap ditelan genangan sebelum berbuah. 
"Kalau berhasil sampai panen ya Alhamdulillah. Kalau nggak ya itu mah udah resiko," ucap Somad. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.