KEKERINGAN, EMPAT DESA DI KUNINGAN ALAMI KRISIS AIR BERSIH

Warga saat mengambil air di sungai

Seputarkuningan.com - Musim kemarau yang melanda Kabupaten Kuningan telah menyebabkan kekeringan di sejumlah desa. Setidaknya ada empat desa di Kecamatan Karangkancana Kabupaten Kuningan yang mengalami krisis air bersih. Ada sekitar 1.500 jiwa yang butuh bantuan air bersih. Keempat desa tersebut adalah Desa Simpayjaya, Desa Cihanjaro, Desa Sukasari dan Desa Tanjungkerta.

" Kemarau tahun ini kami mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Sebelum ada bencana pada musim hujan kemarin, ada saluran pipanisasi yang mengairi empat desa ini yang mata airnya diambil dari Desa Jabranti. Akibat longsor saluran pipanisasi tersebut  terbawa hanyut," kata salah satu warga Desa Simpayjaya Kecamatan Karangkancana Delon kepada Seputarkuningan.com, Rabu (18/7/2018).


Warga berjalan sejauh 2 km untuk pergi ke sungai

Delon menambahkan, selama hampir satu bulan ini warga terpaksa harus berjalan sejauh 2 km untuk mendapatkan air bersih di sungai karena sumur warga mulai mengering. Atas inisiatif warga, maka secara bergotong royong warga membuat sumur dadakan yang berada di dekat sungai.

Hal yang sama diungkapkan warga lainnya, Uas, yang mengatakan warga mmembutuhkan air bersih untuk keperluan mandi dan memasak setiap harinya. " Malahan ibu-ibu sekarang kalau mencuci pergi ke sungai. Meskipun sungainya kotor tapi mau gimana lagi," ujar Uas.

Warga berharap, pemerintah daerah dapat memberikan bantuan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak dan minum. (Jopray)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.