DEBAT PUBLIK PILKADA KUNINGAN TERASA HAMBAR, MODERATOR DIPERTANYAKAN


Seputarkuningan.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan hanya menggelar satu kali debat publik pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2018 yang bertempat di GOR Ewangga Kuningan, Selasa (19/6/2018).   Ketiga pasangan calon bupati dan wakil bupati Kuningan yaitu nomor urut 1 Toto Taufikurohman dan Yosa Octora Santono, nomor urut 2 Dudy Pamudji dan Udin Kusnaedi serta nomor urut 3 Acep Purnama dan M. Ridho Sugandha dianggap juga kurang mengakomodasi visi, misi dan rencana program kerja mereka.
Menurut salah satu tamu undangan yang hadir Abdillah mengatakan, debat publik yang dilaksanakan saat ini dirasakan kurang greget. Abdillah menilai, selama berlangsungnya acara hanya diisi oleh perbincangan semata antar paslon.
" Satu sama lain tidak saling mengkritisi dan terasa hambar pernyataan yang dilontarkan oleh para paslon. Mungkin waktu yang disediakan kurang memadai hanya berdurasi sekitar 2 menit saja, tapi dengan alokasi waktu yang ada itu para pasangan calon harusnya bisa menunjukkan kualitas mereka, mana pemimpin yang siap," ungkap  Abdillah kepada Seputarkuningan.com di sela-sela acara. 
Apalagi, kata Abdillah, debat publik ini hanya disiarkan melalui tv lokal itu pun harus melalui youtube. Tentu saja tidak semua warga masyarakat dapat menyaksikan acara debat publik paslon cabup dan cawabup Kuningan.
" Moderatornya kurang lihai dalam melemparkan pertanyaan. Rasanya bukan seperti debat, hanya ngobrol biasa. rasanya hambar dan tidak membuat kami yang menyaksikannya bersemangat. Kok tidak seperti di berita-berita yang saling menyerang, pada kenyataannya ketika berhadapan ketiga paslon biasa aja," ujar Abdillah.
Hal senada dikatakan oleh salah satu pendukung pasangan nomor urut 3 Madhrohim yang menyayangkan debat publik  dirasakan tidak optimal. Suara yang dihasilkan dari sound system pun  tidak terdengar jelas.
" Suaranya terdengar kurang jelas, sehingga kami tidak dapat mendengar pemaparan dari ketiga paslon tersebut. Penerangan di dalam ruangan pun saya rasa masih kurang terang," kata Madrohim. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.