380 NAPI KELAS II A KUNINGAN IKUT NYOBLOS PILKADA 2018

Warga binaan lapas Kuningan saat memberikan suara
Seputarkuningan.com - Masyarakat Jawa Barat begitu juga warga Kabupaten Kuningan hari ini tengah merayakan pesta demokrasi untuk memilih calon gubernur dan wakil gubernur serta calon bupati dan wakil bupati untuk Kuningan. Kemeriahan Pilkada ini dirasakan pula para warga binaan di Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Cijoho Kuningan. Sebanyak 380 narapidana Kelas II A Lapas Cijoho yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) melakukan pencoblosan Pilkada Jawa Barat dan Pilbup Kuningan 2018,Rabu (27/6/2018).
Meski terisolasi dari masyarakat sekitar, mereka tampak antusias mengikuti pemilihan kepala daerah serentak ini. Pantauan Seputarkuningan.com di Lapas Cijoho ini, TPS 30 Lapas ini berada di Aula Serbaguna dan pencoblosan di mulai sekira pukul 08.00 WIB. Saat pencoblosan, para napi ini tampak tidak mengenakan pakaian tahanan akan tetapi mereka mengenakan pakaian-pakaian terbaik yang mereka miliki.

Menurut keterangan Kepala Lapas Kuningan Syamsul Hidayat, pencoblosan hari ini dapat berjalan dengan lancar, semua napi binaan yang memiliki hak suara diberikan kesempatan untuk memberikan suaranya dalam Pilkada serentak 2018. Para petugas KPPS pun seluruhnya berasal dari para pegawai lapas, hanya untuk para saksi yang dari luar pegawai lapas.
" Jumlah pemilih keseluruhan berikut pegawai Lapas sebanyak 415 pemilih. Sebagian hanya memilih untuk Gubernur/wakil Gubernur saja itu bagi mereka yang beralamat di luar Kuningan tapi masih masuk wilayah Jabar dan sebagian lagi memilih gubernur/wakil gubernur juga memilih bupati/wakil bupati Kuningan," kata Syamsul kepada Seputarkuningan.com saat menyaksikan jalannya pencoblosan.

Bahkan, kata Syamsul, ada dua orang napi binaan yang sedang menjalani rehabilitasi di Palutungan pun tetap akan memberikan hak suaranya di tps yang ada di lapas.
" Mereka nanti akan dijemput oleh salah satu petugas lapas untuk ikut mencoblos juga," ujar Syamsul.
Para napi binaan ini telah terverifikasi dan melakukan perekaman e-ktp yang dilakukan oleh pihak KPU dan Disdukcapil. Syamsul berharap semua napi binaan ini dapat memberikan hak suaranya sesuai dengan hati nurani mereka.
" Selama ini, kami telah melakukan sosialisasi tentang pilkada kepada para napi. Dan saya pun mengintruksikan kepada para pegawai lapas untuk bersikap netral dan tidak melakukan ajakan kepada mereka. Alhamdulillah, mereka antusias mengikuti proses pencoblosan hari ini," pungkas Syamsul.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencoblosan di Lapas kelas IIA Kuningan masih berlangsung. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.