SAMPAH MENUMPUK, PEMDES LURAGUNG LANDEUH BINGUNG

Sekretaris Desa Luragung Landeuh Udin Wahyudin
Seputarkuningan.com - Keluhan warga Dusun Pahing Desa Luragung Landeuh Kecamatan Luragung dengan adanya bau sampah yang menyengat di depan bangunan KSM P3L Dusun Pahing dibenarkan oleh Sekretaris Desa Luragung Landeuh Udin Wahyudin. Udin mengakui, sampah merupakan masalah pelik yang belum bisa diatasi, termasuk yang terjadi di desanya.
Menurut Udin, awalnya tempat pembuangan sampah pasar berada di Dusun Manis Desa Luragung Landeuh, karena sudah penuh dan menimbulkan bau juga warga sekitar menutup akses jalan ke tempat pembuangan sampah dengan memasang portal.

" Karena kami belum mempunyai tempat lain yang bisa dijadikan tempat pembuangan sampah, maka sampah dari pasar dan juga sampah warga lainnya dibuang ke tempat ini. Semakin hari sampah ini tidak dibuanga ke tempat pembuangan akhir makanya menumpuk dan menimbulkan bau menyengat. Kami sudah melakukan kordinasi dengan Dinas LH,  tadinya mau difasilitasi kendaraan pengangkut sampah akan tetapi karena keterbatasan kendaraan pihak Dinas LH meminta kami untuk mengangkutnya sendiri menggunakan mobil lain," kata Udin kepada Seputarkuningan.com, Rabu (30/5/2018).
Para pengurus KSM P3L dan warga pun, lanjut Udin, meminta pemdes dapat menyelesaikan permasalahan sampah ini. Maka dari itu, hari ini juga Pemdes Luragung Landeuh bekerja sama dengan PD Pasar Luragung menyewa alat berat dan 4 mobil dump truk untuk mengangkut sampah dari sini menuju ke tempat pembuangan sampah akhir di Desa Ciniru Kecamatan Jalaksana.
" Ternyata di TPSA Ciniru kami mengalami masalah, pengelola TPSA Ciniru menolak sampah yang dari sini dibuang ke sana dengan alasan belum ada ijin dan pemberitahuan dari Dinas Lingkungan Hidup Kuningan kepada pengelola. Tapi saat ini, kami sedang melakukan kordinasi dengan dinas untuk mengeluarkan surat ijin tersebut," ujar Udin.
Udin berharap, Dinas LH dapat segera mengeluarkan ijin pembuangan sampah ke TPSA Ciniru sehingga permasalahan sampah yang menumpuk dan menimbulkan bau disini dapat segera diatasi.
" Alhamdulillah tadi ada kebijaksanaan dari pihak pengelola TPSA Ciniru, empat mobil dump truk yang membawa sampah diijinkan membuang sampahnya di sana. Sisanya mungkin menunggu surat ijin dari Dinas LH keluar," ujar Udin.
Udin pun berjanji akan mengadakan musyawarah secepatnya dengan warga untuk dapat menyelesaikan permasalahan sampah ini. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.