TERLIBAT KASUS MONEY POLITIC, TUKANG OJEG INI DIVONIS 3 TAHUN

Sidang putusan kasus money politic


Seputarkuningan.com - MB (56)  terdakwa kasus money politic (politik uang) yang terbukti bersalah telah memberikan amplop berisi uang sebesar rp 25.000,00,  divonis hukuman penjara selama 3 tahun atau 36 bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kuningan.
Selain memvonis hukuman penjara, Majelis hakim yang diketuai Dicky Ramdhani,SH  itu juga memberikan didenda sebesar Rp 200 juta subsider 1 bulan kurungan. Vonis lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut 3 tahun dan denda rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.
“ Hal yang memberatkan terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah yang ingin menciptakan proses Pilkada berjalan jujur dan adil. Yang meringankan karena bersikap sopan selama proses persidangan, terdakwa mengaku perbuatannya,” kata Dicky  saat membacakan putusan, Selasa (10/4/2018).
Putusan yang cukup tinggi ini menjadikan  terdakwa dan keluarganya terpukul dan tak kuasa menahan tangis. Atas putusan tersebut, terdakwa melalui kuasa hukumnya akan mengajukan banding. " Kami sepakat akan mengajukan banding, Yang Mulia," ujar salah satu Kuasa Hukum terdakwa Diding Rahmat, SH.MH.
Sementara itu salah satu  JPU Yon Yuviarso,SH mengaku pikir-pikir dengan putusan majelis hakim. “Kita pikir-pikir. Ada waktu selama tiga hari. Kalau dari kuasa hukum mengajukan banding kita siap hadapi ke tahap selanjutnya,” kata Yon.
Terdakwa telah terbukti bersalah melanggar pasal 187A ayat (1) jo pasal 73 ayat (4) huruf C UU no. 10 tahun 2016. Ketika ditanya tidak dilakukan penahanan terhadap terdakwa, Yon mengatakan akan menunggu hasil putusan dari Pengadilan Tinggi.
 " Sesudah ada hasil putusan dari Pengadilan Tinggi nanti,  karena tadi  terdakwa mengajukan banding, maka kami akan melakukan eksekusi kepada terdakwa untuk dilakukan penahanan karena sudah mempunyai kekuatan hukum tetap," pungkas Yon.  (Elly Said)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.