TANDA PANGKAT DAN JABATAN RESMI DIBERLAKUKAN BAGI ASN DI KUNINGAN




Seputarkuningan.com - Pemerintah Kabupaten Kuningan mulai menerapkan pemasangan tanda pangkat dan tanda jabatan kepada seluruh ASN yang berada di Kabupaten Kuningan sesuai dengan Permendagri no. 60 tahun 2007 dan Permendagri perubahan  no. 6 tahun  2016 tentang atribut ASN yang meliputi tanda pangkat dan tanda jabatan. 

Plt. Bupati Kuningan Dede Sembada mengatakan, pemakaian tanda pangkat dan tanda jabatan ini di mulai 1 April 2018. " Seharusnya sudah sejak lama peraturan ini diterapkan, hanya saja di Kuningan baru saat ini dapat diterapkan peraturan penggunaan tanda pangkat dan tanda jabatan ini,  hal ini dilakukan dalam rangka reformasi birokrasi. Karena hal ini menyangkut disiplin ASN dalam hal berpakaian,"  kata Desem di ruang kerjanya Senin (2/4/2018).

Desem berharap, dengan diterapkannya penggunaan tanda pangkat dan tanda jabatan ini semua ASN semakin disiplin dan meningkatkan kinerja ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


" Karena dengan adanya pangkat dan jabatan di pundak,  tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat bisa ditingkatkan," ungkap Desem.

Semua ASN, kata Desem,  wajib menggunakan tanda pangkat dan jabatan itu selama berpakaian PDH yaitu hari Senin dan Selasa.

" Untuk penggunaanya, itu masih dilakukan secara bertahap. Kalaupun masih ada ASN yang belum  menggunakan tanda pangkat ataupun tanda jabatan itu masih dalam proses tahapan," jelas Desem.

Sedangkan untuk kepala daerah dan wakil kepala daerah serta kepala desa, lanjut Desem, itu ada dalam Permendagri no. 80 tahun 2014. 

" Jadi apa yang kami lakukan ini bukan untuk gagah-gagahan akan tetapi  dalam rangka menertibkan dan lebih mendisiplinkan ASN," pungkas Desem. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.