SIDANG PERDANA DUGAAN MONEY POLITIC DIGELAR, INI ISI EKSEPSI KUASA HUKUM



Sidang perdana dugaan money politic



Seputarkuningan.com - Sidang perdana dugaan money politic digelar Pengadilan Negeri Kuningan di Ruang Sidang Surbekti, Selasa (3/4/2018) dengan menghadirkan terdakwa MB (53) dengan nomor perkara 31/Pid.Sus/2018/PN.KNG.

Sidang dimulai dengan pembacaan dakwaan yang dilakukan oleh Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang terdiri dari Juhata,SH, Yon Yuviarsa,SH dan Dian Sundiana,SH yang menyatakan, terdakwa secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana Pilkada Money Politic yang diatur sesuai dengan pasal 187A ayat (1) jo pasal 73 ayat (4) huruf C Undang-undang nomor 10 tahun 2016.

(Baca :
https://www.seputarkuningan.com/2018/03/kasus-dugaan-money-politic-dilimpahkan.html)

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pembacaan eksepsi dari Tim Kuasa Hukum teradakwa yang terdiri dari Winata,SH, Diding Rahmat,SH.MH dan Dadan Somantri, SH dan Anton Fathanudin,SH yang menyatakan keberatan atas dakwaan JPU kepada terdakwa. " Menyatakan bahwa perkara aquo adalah masalah kampanye oleh karenanya kami meminta kepada  majelis hakim untuk menolak dakwaan tersebut," kata salah satu Tim Kuasa Hukum Diding Rahmat,SH.MH.

Selain itu, Tim Kuasa Hukum terdakwa juga menyatakan surat dakwaan JPU  dengan nomor reg PDM-01/KNG/03.2018 tanggal 2 April 2018 tidak cermat, jelas dan lengkap oleh karenanya surat dakwaan batal demi hukum , menyatakan bahwa terdakwa tidak dapat diperiksa dan diadili berdasarkan surat JPU, memulihkan nama baik  terdakwa pada keadaan semula dan membebankan biaya perkara kepada negara.

Sidang sempat di skor hingga pukul 13.00 WIB dan akan dilanjutkan kembali dengan pembacaan pembelaan dari JPU. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.