INI HASIL PUTUSAN BANDING KASUS MONEY POLITIC



Seputarkuningan.com -Misbah bin Suta terbukti telah melakukan tindak pidana dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum memberikan uang sebagai imbalan kepada warga negara Indonesia baik secara langsung ataupun tidak langsung untuk memilih calon tertentu sebagaimana tercantum dalam dakwaan tunggal.  

Maka, menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 6 (enam) bulan dan denda sejumlah rp 200 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama 1 (satu) bulan. Membebani terdakwa untuk membayar biaya perkara dalam kedua tingkat peradilan yang ditingkat banding sebesar rp. 2.500.
Hasil banding Pengadilan Tinggi Jawa Barat terhadap perkara atas nama Misbah Bin Suta dengan no. 107/Pid/2018/PT.BDG tanggal 17 April 2018 memutuskan menerima permintaan banding dari penuntut umum dan penasihat hukum terdakwa, memperbaiki putusan Pengadilan Negeri Kuningan mengenai lamanya pidana yang dijatuhkan, menyatakan terdakwa Misbah Bin Suta terbukti bersalah me
Hal ini disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan Adhyaksa Darma Yuliano, SH.MH kepada Seputarkuningan.com, Rabu (18/4/2018).

" Itu adalah hasil putusan banding dari Pengadilan Tinggi Bandung yang kami terima. Saat ini, jaksa serta tim Gakumdu sudah melakukan penjemputan terhadap terpidana untuk dibawa ke Lapas Kuningan," kata Adhyaksa di ruang kerjanya.

Putusan Banding ini, kata Adhyaksa, merupakan upaya hukum terakhir yang dilakukan oleh pihak terdakwa terkait kasus money politic.

Seperti diketahui, kasus money politic telah diputuskan oleh PN Kuningan pada Selasa (10/4/2018) lalu dengan menjatuhkan hukuman selama 36 bulan atau 3 tahun hukuman penjara dan denda sejumlah Rp 200 juta subsider 1 (satu) bulan. Akan tetapi, penasihat hukum terdakwa pada saat itu melakukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi Bandung

(Baca : https://www.seputarkuningan.com/2018/04/terlibat-kasus-money-politic-tukang.html)
(Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.