GARA-GARA STATUS DI FB, WARGA AWIRARANGAN DIANIAYA

Seputarkuningan.com - Gara-gara status FB yang ditulis oleh Hedi Setiadi, pemuda warga Gang Pakuwon Rt 04 Rw 05  Kelurahan Awirarangan Kec/Kab Kuningan ini menjadi korban penganiayaan dua pelaku yang merasa tersinggung oleh status yang ditulisnya tersebut.

Menurut keterangan korban, kejadian bermula dari status FB yang ditulisnya mengenai sate hingga dirinya menjadi korban penganiayaan oleh  TC (50) dan K (20)  warga Gang Pakuwon rt 04/05 Kelurahan Awirarangan Kec/Kab Kuningan pada Selasa (10/4/2018) sekira pukul 22.00 WIB.

Dalam laporannya, Hedi mengaku dipukul sebanyak 5 kali  secara bergantian dengan menggunakan tangan kosong. Akibatnya, Hedi mengalami luka dibagian kening sebelah kanan dan luka pada bibir bagian atas dalam yang mengeluarkan darah. " Saya sudah melaporkan kejadian ini kepada Polres Kuningan karena saya sudah dianiaya oleh kedua pelaku," kata Hedi kepada Seputarkuningan.com Rabu (11/4/2018).

Kejadian tersebut berawal pada saat ia dan teman-temannya melakukan bakar sate dan menulis status di FB  " Ek nyate mah wayah kieu ulah tengah poe nengtreng....hmmmm.". Hedi tidak menyangka jika status yang ditulisnya itu akan berbuntut panjang. Kedua pelaku, menurut Hedi, merasa tersinggung dengan status yang ditulis Hedi.


" Padahal saya sudah minta maaf melalui istrinya jika status FB saya itu membuat tersinggung. Ternyata mereka tidak terima dan mencari-cari saya hingga akhirnya terjadilah aksi penganiayaan tersebut," pungkas Hedi. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.