FORUM MUSLIMAH : JANGAN BIARKAN LGBT BERKEMBANG DI KUNINGAN



Seputarkuningan.com - Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) kian memprihatinkan. Yang lebih miris lagi, LGBT seolah-olah telah berkembang secara leluasa bahkan di beberapa negara melegalkan kaum LGBT ini. Kondisi tersebut mengundang kekhawatiran dari Forum Muslimah Kuningan. Bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DSPPA) Kabupaten Kuningan, Forum Muslimah mengadakan diskusi terbatas terkait penyebaran LGBT di Kabupaten Kuningan, Minggu (15/4/2018) di RM Cibentang Kuningan.
" Kami dari Forum Muslimah Kuningan secara tegas menolak keberadaan LGBT karena bertentangan dengan norma agama dan budaya Indonesia," kata Ketua Forum Muslimah Lilis Maryati mengawali diskusi tersebut.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DSPPA Kuningan Hj. Cicih Setiamulyasih mengakui bahwa pihaknya tidak mengetahui pasti tentang adanya LGBT di Kabupaten Kuningan. Hanya saja, kata Cicih, saat ini pihaknya lebih memfokuskan  penanganan terhadap para korban sodomi, pelecehan seksual bagi usia anak, anak yang berhadapan dengan hukum dan Orang Dengan HIV Aids (ODHA).
" Saat ini, kami sedang menangani anak-anak korban sodomi dan anak korban pelecehan seksual. Sampai sejauh ini, kami belum mengetahui pasti terkait LGBT di Kuningan. Mudah-mudahan saja untuk Kuningan tidak terjadi hal seperti itu," ujar Cicih.
Namun, lanjut Cicih, pihaknya pun merasa prihatin dengan perkembangan LGBT yang semakin luas. Apalagi dunia internet mudah diakses semua kalangan baik anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam diskusi tersebut diungkapkan tentang bahaya LGBT yang dapat merusak moral bangsa Indonesia.Lunturnya pendidikan moral yang bersumber dari ajaran agama dan nilai-nilai lokal di Indonesia menjadi salah satu faktor penyebab LGBT. Hal itu tentu saja membuat miris karena jumlah komunitas LGBT yang memiliki gaya hidup penyimpangan seksual ini makin meningkat.
" Tidak adanya aturan yang tegas bagi komunitas LGBT, alih-alih mempidanakannya yang terjadi malah proses legalisasi mereka mendapat lampu hijau," tegas Lilis Maryati.
 Kemunculan kaum LGBT yang jumlahnya semakin meningkat menjadi salah satu ancaman bagi generasi muda baik anak perempuan maupun laki-laki, khususnya di Kuningan. Kemunculan itu disebabkan berbagai faktor seperti adanya dorongan internal pelaku, keluarga terdekat dan lingkungan, terutama pada saat mencari identitas seksual dalam proses kematangan usia yang sebelumnya tanpa bimbingan dari orang tua dan agama. 
Lilis menegaskan bahwa dalam pandangan Islam, LGBT bukanlah merupakan penyakit dan kelainan ataupun genetis akan tetapi LGBT adalah kejahatan/tindak kriminal. LGBT adalah perbuatan munkar yang pernah dilakukan oleh penduduk sodom kaum Nabi Luth (QS. An Naml: 55).
Maka Forum Muslimah Kuningan dengan jelas mengambil sikap menolak adanya LGBT dengan menegakkan kembali Syariah Islam dan meletakkan Kitabullah serta Sunah Rasulullah SAW di atas hukum-hukum buatan manusia. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.