DITERPA ISU SELINGKUH, WARGA TUNTUT KADES JATIMULYA MUNDUR

Warga saat melakukan demo di depan Kantor Desa Jatimulya

Seputarkuningan.com - Ratusan Warga Desa Jatimulya Kecamatan Cidahu Kabupaten Kuningan menggeruduk kantor Kepala Desa Jatimulya. Warga  mendesak kepala desa dicopot dari jabatanya karena alasan dugaan kasus perselingkuhan.

 Ratusan warga ini membentangkan spanduk yang bertulisan " Kami sudah muak dengan pemimpin yang bermoral bejad" dan " Kami ingin perubahan. Selamatkan Jatimulya dari pemimpin dan aparat desa yang tak beriman dan meresahkan", Selasa (17/4/2018) di depan Kantor Desa Jatimulya Kecamatan Cidahu.

"Kami menuntut Kades Nuryadi mundur dari jabatannya. Selama ini Kades Jatimulya kurang peduli kepada masyarakatnya dan bahkan ada dugaan telah melakukan perselingkuhan dengan bendahara desa," kata salah satu  pendemo , Yogi yang berasal dari Dusun Pahing.


Menurut, Yogi, Kades Nuryadi  telah mencoreng nama baik Desa Jatimulya karena berselingkuh dengan bendahara desa. Sehingga warga menuntut Kades Nuryadi mundur dari jabatannya.

Hal senada diungkapkan Yayan Tiul yang menegaskan bahwa tidak ada pilihan lain yang diberikan warga kecuali kades mundur dari jabatannya. 

" Selama ini kades seolah-olah melakukan diskriminasi terhadap warga, jika ada warga yang meninggal ataupun hajatan hanya orang-orang tertentu saja yang didatangi oleh kades," tukas Yayan.

Demo warga ini berlangsung damai dan mendapat pengawalan ketat dari aparat Kepolisian Polsek Cidahu dan  Polres Kuningan. Warga pun  sempat melakukan audiensi dengan Kepala Desa Jatimulya, Camat Cidahu Rusmiadi dan Ketua BPD Jatimulya Ahmad Jayadi. Dalam audiensi tersebut, warga tetap menuntut kepala desa untuk mundur. Dan meminta BPD juga Camat dapat menyelesaikan permasalahan ini secepatnya.

Seperti diketahui, Nuryadi merupakan kades petahana yang terpilih kembali dalam pilkades di desanya. Informasi yang dihimpun, aksi demontrasi ini dilatarbelakangi oleh merebaknya isu bahwa Nuryadi selaku Kades Jatimulya telah melakukan perselingkuhan dengan bendahara desa setempat W. Bahkan, sempat terjadi percekcokan antara Istri Kades Nuryadi dan W di kantor kepala desa yang menjadi tontonan warga. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.