ATAP RUANG KELAS AMBRUK, SISWA TERPAKSA BELAJAR DI MUSHOLA


Seputarkuningan.com - Hampir satu tahun tiga ruangan kelas yang bias dipergunakan kegiatan belajar mengajar bagi kelas 3, 4 dan 5 kondisi atapnya ambruk. Pasca ambruknya tiga ruangan kelas tersebut tidak menyebabkan proses belajar mengajar terhenti. Proses belajar mengajar masih terus berlangsung seperti biasa, para siswa belajar di mushola dan ruangan guru.

Menurut keterangan Kepala Sekolah SDN 3 Cihirup Kecamatan Ciawigebang Edi Suardi, awalnya hanya satu ruangan yang atapnya ambruk sekitar Bulan Pebruari 2017, akan tetapi lama kelamaan dua ruangan lainnya pun atapnya ikut ambruk.


" Untuk menghindari adanya korban jiwa, maka genteng-gentengnya kami turunkan. Khawatir akan menimpa anak-anak," kata Edi saat ditemui di sekolahnya.
Ambruknya atap tiga ruangan belajar mengajar tersebut, diduga kondisi kayu-kayunya yang telah lapuk hingga tidak dapat menopang rangka atap bangunan tersebut. " Terakhir renovasi sekolah ini sekitar tahun 2014. itu pun dipergunakan untuk rehab dua bangunan lainnya," ujar Edi.
Guru-guru dan para siswa berharap agar mendapatkan bantuan secepatnya dari pemerintah daerah. " Kami sudah mengajukan permohonan bantuan rehab dan konsultan sih sudah ada yang datang, tapi kami belum tahu kapan waktunya akan dibangun. Katanya sih minggu depan," imbuh Edi.
Salah satu siswa kelas IV, Rafli berharap agar dapat belajar kembali di ruangan kelas. " Kalau kelasnya begitu terus kita gak bisa belajar. Selama ini kita belajar di mushola, maunya sih cepat-cepat diperbaiki. Kalau di sini (mushola-red) waktu hujan kita kecipratan air," ujar Rafli.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan Dian Rahmat Yanuar saat dikonfirmasi melalui hubungan selular mengatakan, pihaknya telah melakukan peninjauan ke lokasi SDN 3 Cihirup Kecamatan Ciawigebang tersebut dan dijadikan skala prioritas untuk bantuan rehab bangunan yang rusak.
" Sedang dalam proses pengajuan bantuan ke pusat, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah dapat mulai diperbaiki," ujar Dian. (Elly Said)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.