REDAM KONFLIK, DISHUB KUNINGAN AKAN TERTIBKAN TRANSPORTASI ONLINE

ilustrasi


Seputarkuningan.com - Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan  akan melakukan penertiban terhadap angkutan taksi daring (online) berbasis aplikasi yang belum memenuhi persyaratan sesuai yang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub).

"Kami akan menggelar operasi simpatik bekerja sama dengan Kepolisian Resor Kuningan. Itu untuk mengingatkan para sopir segera mengurus persyaratan, bukan melakukan penindakan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan Deni Hamdani melalui Kasi Pengendalian Operasional Dede Suparman Sabtu (24/3/2018).
Dede menyebutkan jumlah armada taksi online yang ditentukan untuk Kabupaten Kuningan  hanya 36 unit, di mana seluruhnya menggunakan aplikasi Grab. Menurut Dede, Kemenhub telah mengeluarkan Permenhub Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Di dalam regulasi tersebut ditegaskan bahwa setiap angkutan daring berbasis aplikasi harus memenuhi beberapa persyaratan.

Di antaranya uji kendaraan bermotor (kir) atau memeriksa bagian-bagian kendaraan bermotor. Selain itu, memasang stiker sebagai tanda taksi berbasis aplikasi dan sopir harus memiliki surat izin mengemudi A umum. "Tapi hingga saat ini, belum ada yang terdaftar secara resmi karena persyaratan yang telah ditentukan belum kami terima," ujar Dede.

Nantinya, kata Dede, pihak Dishub akan melakukan penyeleksian khusus terhadap sopir transportasi online dan sesuai dengan kuota yang telah ditentukan. Dede berharap kepada pengurus angkutan online ini agar segera menangani masalah persyaratan untuk kendaraan yang dijadikan transportasi online.

Dalam operasi simpatik yang akan digelar mulai hari Senin (26/3/2018) mendatang, Dishub akan memberikan penjelasan kepada sopir transportasi online agar mematuhi aturan yang telah ditentukan dan akan menyampaikan penjelasan mengenai kawasan zona merah.

" Kawasan zona merah ini artinya kawasan yang telah ditentukan di mana para sopir transportasi online dilarang menurunkan atau menaikkan penumpang di kawasan tersebut," ujar Dede.

Kawasan yang termasuk zona merah meliputi Jalan Siliwangi Kuningan, Depan Toserba Surya, Depan Sekolahan dan depan Rumah Sakit yang ada di wilayah Kabupaten Kuningan. ( Elly Said )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.