PASCA BENCANA, BPBD TETAPKAN TANGGAP DARURAT BENCANA

Ketua BPBD Kuningan Agus Mauludin
Seputarkuningan.com - Badan Penanggualan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan menetapkan masa tanggap darurat bencana longsor satu bulan ke depan. Penetapan masa tanggap darurat bencana menyusul kejadian longsor dan pergerakan tanah masih terjadi akibat intensitas curah hujan masih cukup tinggi terjadi di Kuningan.

Ratusan warga yang rumahnya hancur masih bertahan di tempat pengungsian menunggu upaya relokasi dari pemerintah daerah. Petugas BPBD pun telah mengevakuasi ribuan warga ke tempat pengungsian setelah rumah warga rusak terdampak longsor dan pergeseran tanah pasca terjadinya longsor.

Menurut keterangan Ketua BPBD Kabupaten Kuningan Agus Mauludin mengatakan, hingga kini,  BPBD Kuningan telah mencatat sebanyak 5.000 warga dari delapan kecamatan yang mengungsi akibat longsor ke tempat aman. " Berbagai fasilitas rusak parah akibat longsor seperti rumah, jalan, jembatan putus serta sekolah ambruk," kata Agus kepada Seputarkuningan.com Minggu (4/3/2018).

Agus menjelaskan, sebanyak 200 rumah rusak berat terkena longsor dan tanah bergerak. Ratusan warga menunggu di pengungsian meminta kepada pemerintah untuk direlokasi. Selain itu, petugas BPBD terus mengirim logistik ke tempat pengungsian. Kejadian longsor dan pergerakan tanah di Kuningan hingga kini masih terus terjadi akibat hujan deras. BPBD Kuningan menetapkan status tanggap darurat bencana setelah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait. 

“Warga telah dievakuasi. BPBD juga sedang mencari tempat untuk relokasi warga yang terdampak bencana longsor yang rumahnya rusak berat,” pungkas Agus. ( Jopray )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.