KONSERVASI ALAM CIBINGBIN DIBAHAS DALAM DIALOG TERBUKA

Dialog terbuka Konservasi alam Cibingbin




Seputarkuningan.com - Lembaga Swadaya Masyarakat Solidaritas Rakyat Cipondok (LSM SORAK) menggelar dialog terbuka dengan tema " Konservasi Alam Cibingbin, Strategi dan Tantangan 2018" di Balai Desa Cipondok Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan, Sabtu Malam (31/3/2018). Dialog terbuka ini menghadirkan narasumber Plt. Bupati Kuningan Dede Sembada, Dandim 0615 Kuningan Letkol Inf. Daru Cahyadi Soeprapto, Kapolres Kuningan AKBP Yuldi Yusman yang diwakili oleh Kasat Reskrim AKP Syahroni, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Amirudin dan tokoh masyarakat Kuswara Sastra Permana.

Diikuti sekitar 300 orang, dialog terbuka ini membahas permasalahan alam Cibingbin yang dalam dua tahun terakhir mengalami bencana banjir yang cukup parah. Dugaan adanya kerusakan alam dan ekosistem yang terjadi, dibahas dalam dialog terbuka ini. Salah satu tokoh masyarakat yang hadir Kuswara Sastra Permana, lebih menekankan kepada adanya galian batu yang terletak di Desa Cipondok dan diduga tidak memiliki ijin operasi. Akibat adanya galian ini, mengakibatkan retaknya lapisan tanah hingga menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang tinggal di sekitarnya.

" Bahkan aktifitas galian batu tersebut pun menimbulkan kekhawatiran di kalangan pendidik karena mobil-mobil pengangkut batu tersebut melewati hampir 5 sekolah yang berada di sekitar lokasi dan dikhawatirkan dapat menimbulkan kecelakaan dan polusi udara yang tidak dapat dihindarkan," kata Kuswara.

Sementara itu, Plt. Bupati Dede Sembada mengatakan bahwa kewenangan pengawasan dan perijinan galian itu berada di Propinsi, pihak Pemerintah Daerah tidak memiliki kewenangan dalam hal tersebut.

Sedangkan Kasat Reskrim AKP Syahroni menegaskan, jika memang masyarakat merasa dirugikan dengan adanya aktifitas galian yang menyebabkan pengrusakan lingkungan pihaknya meminta kepada masyarakat agar tidak segan-segan untuk membuat pengaduan kepada pihak kepolisian.

" Nantinya pihak kepolisan akan melakukan penyelidikan apakah itu termasuk perbuatan melawan hukum atau tidak," kata Syahroni. (Elly Said)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.