WARGA SAYANGKAN DEWAN DAN PEJABAT KUNKER DI TENGAH BENCANA

Situasi di salah satu tempat pengungsian warga
Seputarkuningan.com - Kunjungan kerja anggota DPRD Kabupaten Kuningan dan beberapa SKPD ke luar Jawa di saat masa tanggap darurat bencana sangat disayangkan oleh warga. Salah seorang warga Desa Ciherang Kecamatan Kadugede, Susanto merasa kecewa kunker yang dilakukan para wakil rakyat dan pejabat tersebut. Hal ini dianggap mencerminkan sikap empati kepada ribuan warga yang menjadi korban bencana banjir dan tanah longsor.

“ Sangat disayangkan di saat ribuan warga terkena bencana, wakil rakyat dan pejabat enak-enakan piknik ke luar Jawa dengan dalih kunjungan kerja. Apa sih yang dirasakan oleh kami hasil dari kunker itu? Harusnya mereka dapat menunda keberangkatannya dan lebih peduli kepada rakyatnya," tukas Susanto kepada Seputarkuningan.com Sabtu (24/2/2018).

Sebagai warga, Susanto   merasa kecewa ketika mendengar hal tersebut.  Pada saat berkunjung ke lokasi bencana, Susanto mengaku tidak melihat satu orang pun anggota dewan yang turun.

" Padahal kan pas mereka berangkat bencana ini telah terjadi. Alangkah baiknya uang tersebut digunakan untuk membantu warga yang terkena bencana. Malahan sampai ada yang keluarganya ikut serta. Mereka gak sadar yaa uang siapa yang digunakan," kata Susanto.

Fenomena hobi pelesiran ternyata bukan hanya menjadi dominasi lembaga Legislatif, tapi juga melanda lembaga eksekutif. Bahkan dari beberapa SKPD maupun bagian di lingkup Setda Pemkab Kuningan, tidak jarang terjadi seusai melakukan study contoh di Batam mereka langsung ‘nyebrang’ ke Singapura.

“Dengan alasan yang tak ada korelasinya dengan materi studi contoh. Yang menjadi pertanyaan masyarakat, ketika ada ASN yang ‘nyebrang’ ke negara tetangga walaupun tidak bermalam, apakah tidak membutuhkan izin khusus dari instansi atau atasannya?,” pungkas Susanto. (Chacha)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.