KADIS UKM DAN KOPERASI PENUHI PANGGILAN PANWASLU DAN INI DUGAAN PELANGGARANNYA

Kadis UKM dan Koperasi saat melakukan klarifikasi di Panwaslu
Seputarkuningan.com - Kepala Dinas UKM dan Koperasi Kabupaten Kuningan Bunbun Budhiyasa dipanggil Panwaslu Kabupaten Kuningan Sabtu (24/2/2018) sekira pukul 14.00 WIB bertempat di kantor Panwaslu Kabupaten Kuningan.
Kadis UKM dan Koperasi Kabupaten Kuningan Bunbun Budhiyasa dipanggil untuk melakukan klarifikasi tentang keberadaan dirinya pada saat pelaksanaan Rapat Akhir Tahun (RAT) Koperasi Sri Wangi di Gedung PWRI Kecamatan Kadugede pada Rabu (21/2/2018) kemarin.
" Pemanggilan ini  untuk meminta keterangan dari Pak Kadis tentang kehadirannya sebagai ASN pada saat itu dan kebetulan salah satu calon bupati  Acep Purnama hadir pula dalam rapat RAT tersebut, maka kami melakukan pemanggilan ini," kata Ketua Panwaslu Jubaedi kepada Seputarkuningan.com.
Selain Kadis, lanjut Jubaedi, pemanggilan ini dilakukan juga kepada Camat Kadugede dan Ketua Koperasi Sri Wangi. Hanya saja, pemanggilannya dilakukan di Panwascam Kadugede.
" Dalam laporan Panwascam, pada saat rapat calon bupati tersebut menyampaikan bahasa kampanye yang secara kebetulan hadir pula ASN. Pemanggilan ini untuk minta klarifikasi. Hasilnya nanti akan kita rapatkan kembali, apakah ini termasuk pelanggaran atau tidak," ujar Jubaedi.
Pemanggilan ini, kata Jubaedi,  didasarkan pada Surat Edaran Kemenpan RB nomor B/71/M.SM.00.00/2017 tentang pelaksanaan netralitas bagi ASN pada penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2018, pemilihan legislatif tahun 2019 dan pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2019 serta peraturan Bawaslu nomor 12 tahun 2017 tentang pengawasan kampanye pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota.
Sementara itu, Kadis UKM dan Koperasi Bunbun Budhiyasa menjelaskan pada saat itu dirinya mendapat disposisi dari Plt. Bupati untuk menghadiri Rapat RAT Koperasi Sri Wangi di Kadugede, pada saat acara berlangsung tiba-tiba salah satu calon bupati peserta Pilkada datang dan ikut memberikan sambutan. " Saya tidak tahu kalau akan hadir calon bupati dalam acara tersebut, karena tidak ada dalam agendanya. Tentu saja saya tidak dapat menghindar dari ruangan tersebut," kata Bunbun.
Bunbun menyambut baik apa yang dilakukan oleh Panwaslu sebagai pengawa pemilu, dengan adanya pemanggilan tersebut maka pihak Panwaslu dapat mengetahui kejadiannya yang sebenarnya. (Chacha )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.